Senin, 11 Juni 2012

Sinopsis A Crazy The Little Things Called Love :)




Haaayyy Friends, How Are you today? I hope the Best for you :*. Okay! If you ask me How I Was Doing These Days?,  I’m will answer so Bad. Kyaaa!!! I’m Going to crazy, friends. Do You know what?, because my math grades it’s so bad, huhuhuuu T,T. Okays, aku tidak mau ingat-ingat itu lagi, yang berlalu biarkan berlalu, dan sekarang jalanin apa yang ada didepan mata. Friends, Do you know film The Little Things Called Love? Yeaah, kalian harus nonton itu film. Bagus banget dan cocok buat anak remaja seusia kita. Film nya nyentuh hati banget. Bakalan nangis deh kalau lihat hehe:).
            Ingat dimana masa kalian jatuh cinta pada seseorang yang kalian idolakan?  Masa dimana kalian melakukan segala hal untuk menarik perhatian pada orang yang kalian sukai? Merubah sikap, merubah kepribadian, merubah kebiasaan, bahkan merubah penampilan? Yaah, itu yang terjadi pada seorang gadis bernama Nam (Pimchanok Luevisetpaibool). Demi mendapat perhatian dari seorang cowok yang Ia idolakan, Chon (Mario Maurer). Seorang cowok berwajah tampan, lucu, sekaligus bandel, bisa membuat Nam mati-matian untuk merubah penampilannya yang bisa dibilang berkulit gelap, berkacamata, dan kutu buku itu. Pagi, siang, malam Nam selalu memikirkan Chon. Dan dipandu Buku  tentang merebut hati cowok itu, Nam dibantu teman-teman dekatnya beserta guru Inn, merubah penampilan Nam. Lulur, masker, lepas kawat semua dilakukan Nam hingga Nam berubah menjadi gadis cantik, manis, tinggi, putih, dan mulus dan diidolakan banyak pria. Dan apa kamu tau, Teman dekat Chon, P'top (Achanat ariyawitkool) sampai  jatuh hati dengan Nam. Aaaaa iri deh (hahaha). 



Kenaikan kelas tiba, semua siswa dimana Nam bersekolah ribut dengan Coret-coter baju mereka. Dan sudah direncanakan, Nam akan memberitau Chon tentang perasaannya selama ini. Dan saat mereka berdua bertemu di Kolam renang sekolah mereka. Nam pun menghampiri Chon. Nam menyatakan semua perasaannya selama ini dengan Chon.
“Aku mencitaimu. Aku sudah mencintaimu selama kurang lebih dari 3 tahun ini. Aku sudah melakukan semuanya, aku merubah penampilanku demi kamu. Aku mendaftar club penari klasik, melakukan drama panggung, menjadi pemimpin marcingband mayoret, lebih rajin belajar, semuanya demi kamu… Tapi aku tahu sekarang, hal yang harus aku lakukan, dan sudah aku lakukan sejak dulu, bahwa… aku  memberitahumu… Nam cinta Kak Chon”.
            Setelah itu, Nam kaget, karena Nam membaca ada tulisan di kantung kemeja Chon “Pin cinta Chon”, yaa seperti di Thailand, kalau yang ditulis dikantung kemeja berarti nama pacar atau kekasihnya. Air mata Nam pun langsung jatuh membasahi pipi. Tangisan yang benar-benar tidak bisa ditahan. Sakit, sakit, dan sangat sakit sampai menusuk hati paling dalam. Sampai-sampai pada saat berbalik badanpun, Nam sampai kecebur di kolam renang. Air mata Nam, terus mengalir deras. Sampai dirumahpun, air mata Nam masih saja mengalir. Rasa sakit yang begitu dalam dirasakan oleh Nam. Dan apa kalian tau teman? Ternyata dibalik semua ini, Chon juga diam-diam menyimpan perasaan terhadap Nam. Malam harinya Chon membuka buku yang ternyata berisi foto-foto Nam.  Dari awal pertama Chon bertemu Nam, foto buku metode cilik mikil Nam, lalu pada saat Nam didandani oleh Pin pada saat menjadi snow white, pada saat bersentuhan tangan pertama kali, Nam sedang latihan mayoret, Nam sedang naik dipunggung P’top, semua difoto Chon. Chon sangat mencintai Nam saat itu, tetapi gara-gara ada P’top yang saat itu mencintai Nam, Chon jadi tidak bisa menyatakan cintanya pada Nam. 





9 tahun berlalu. Nam kini menjadi seorang desainer ternama. Pada saat Nam diundang untuk menjadi bintang tamu diacara talk show disebuah TV terkenal, Mama Nam, adik, dan teman-teman dekatnya (Cheer, Nim, Gie) dan guru Inn hadir di acara itu. Dan yang bikin Nam kaget lagi, ternyata ada Chon juga yang sengaja ingin datang dihadapan Nam.
“Apa ada yang ingin kau katakana dengan Chon?”, tanya Host.              
“Emm, saya ingin bertanya pada kak Chon, mmm, apakah Kak Chon sudah menikah?”
Chon terlihat ragu untuk menjawabnya….. Tapi kemudian Chon tersenyum
“Aku menunggu seseorang pulang dari Amerika”, kata Chon memandang Nam penuh senyum.
Nam tersenyum dan menangis bahagia. Akhirnya cintanya tidak berakhir dengan tragis. Chon menunggunya selama 9 tahun.



kyaaaa, so sweet :) muahmuah so love The Little Things Called Love <3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar