Hay temaaan, saya kembali lagi dengan cerita saya.
Malam yang menyenangkan dimana saya bisa menyaksikan pertunjukan yang meriah
yaitu “Simphony Kerontjong Moeda #3” di Auditorium Sekolah Menengah Musik (SMM)
Yogyakarta. Pertunjukan yang sangat menyenangkan, dimana
para Kaum tua dan muda saling bekerjsama untuk memeriahkan acara ini. Lagu
kuno dan modern di aransemen ulang menjadi sebuah lagu keroncong yang sangat
indah, dengan perpaduan alat musik tradisional dan modern, membuat saya
terkagum-kagum akan keindahan music keroncong ini. 10 Lagu dibawakan oleh
beberapa musisi handal. Seperti penyanyi senior dari Jogjakarta yaitu Ari
Sumarsono, Subarjo HS, Sri Hartati, Farid Stevy Asta, Tika, Valentina Dunam dan
Brian Prasetyoadi. Simphony Kerontjong Moeda #3 ini memberi pelajaran dan
pengalaman yang menarik bagi saya. Dimana saya bisa mengetahui betapa indahnya music keroncong itu. Jangan kita bunuh keroncong secara perlahan hanya karena
stigma kuno. Banyak anak muda yang kurang menghargai music dahulu. Memang zaman
sudah berubah dengan munculnya aliran-aliran music baru. Banyak perubahan yang
terjadi dalam indutri musik. Tetapi ini tidak harus membuat para kaum muda
untuk meninggalkan music dahulu. Hargailah music tradisonal, jangan malu dan
jangan takut untuk mencintai music tradisonal dan keroncong.


 |
| Ari Sumarsono, conductor & arranger Simphony Krontjong Moeda #3 |
.jpg) |
| Brian Prasetyoadi |
.jpg) |
| Farid Stevy Asta |
 |
| Era Kusuma |
.jpg) |
| Sri Hartanti, Penyanyi terbaik keroncong |
 |
| with my aunt |